Text
ALLAH Tidak Cerewet Seperti Kita
Lagi-lagi Sang Kiai menggaruk-garuk badannya. Di belakangnya, Cak Nun yang menjadi makmum jadi terganggu kekhusyukan shalatnya. Entah sudah berapa kali tangan Kiai itu bergerak-gerak. Di dalam hati, Cak Nun sudah berniat untuk mengulang shalatnya, karena tak yakin shalat Sang Kiai itu sah. Tak disangka usai salam, tiba-tiba Sang Kiai membalikkan badan dan dengan tajam menatap Cak Nun, sambil berucap dalam bahasa Jawa, "Gusti Allah iku ora cerewet koyo kowe." (Gusti Allah itu tidak cerewet seperti kamu).
“Mudahkan, jangan mempersulit, beri kabar gembira, jangan membuat manusia menjauh (dari kebenaran), dan saling membantulah, jangan berselisih.”
—HR Bukhari dan Muslim
| 01125C001 | 802 EMH a | My Library (800) | Tersedia |
| 01125C002 | 802 EMH a | My Library (800) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain